Pabrik Sandal di Karanganyar Hangus Terbakar, Ratusan Karyawan Diliburkan Sementara Waktu

Labfor Polda Jateng Selidiki Penyebab Kebakaran
Guna mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian telah memasang garis polisi (police line) di sekeliling area bangunan yang runtuh. Marindra menuturkan, pihaknya juga telah berkoordinasi secara intensif dengan pemilik pabrik untuk keperluan proses identifikasi lanjutan terkait penyebab pasti munculnya titik api.
Meskipun demikian, berdasarkan hasil olah TKP awal, dugaan kuat penyebab kebakaran dipicu oleh adanya hubungan pendek arus listrik atau korsleting di area gudang tempat penyimpanan bahan baku biji plastik serta ruang produksi utama.
"Nanti mau dicek dari tim identifikasi dan Labfor (Laboratorium Forensik) Polda Jateng," terangnya menjelaskan tahapan penyelidikan.
Kerugian Ditaksir Capai Rp 10 Miliar, Operasional Pabrik Mandek
Mengenai keberlangsungan operasional perusahaan ke depan, Marindra menjelaskan bahwa berdasarkan informasi resmi dari pihak manajemen, pabrik tersebut dipastikan tidak akan beroperasi untuk sementara waktu hingga batas tanggal yang belum ditentukan.
Langkah ini terpaksa diambil mengingat seluruh jaringan instalasi listrik di dalam kawasan industri itu mengalami kerusakan parah, di samping pihak manajemen yang harus menghormati jalannya proses penyelidikan dari kepolisian.
"Karyawan diliburkan dulu informasi dari owner," jelas Kapolsek Kebakkramat mengenai nasib para pekerja pascakebakaran.
Marindra mengungkapkan, ganasnya amukan si jago merah telah menghanguskan sedikitnya dua bangunan utama pabrik beserta seluruh stok bahan baku biji plastik untuk produksi sandal dan deretan mesin produksi modern di dalamnya. Akibat kerusakan masif tersebut, total kerugian materiil ditaksir menyentuh angka miliaran rupiah.
"Perkiraan kurang lebih Rp 5 miliar sampai Rp 10 miliar," ucapnya menutup pembicaraan.
Sebelumnya: Gerebek Bengkel di Blitar, Polisi Temukan Rekannya Konsumsi Sabu
Selanjutnya: Prabowo Panggil Sejumlah Anggota Kabinet ke Istana, Bahas Apa?
Artikel Terkait
- Mitsubishi XForce Hybrid Masuk Grup Neraka, Bagaimana Peluangnya?
- DPRD Jember Dukung Program Home Care, Dorong Pengaturan Shift Nakes agar Layanan Optimal
- Lagi, Penyidik Polri Datangi Kejagung Bawa Barang Bukti Kasus Eks Jampidsus Febrie
- Jual Lotion dan Kosmetik Ilegal, Sejoli di Malang Diringkus Polisi
- Mbappe Lebih Pilih Final daripada Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
- Kelakuan RX King Lawan Arah di Pakansari Bikin 3 Korban Bergelimpangan
- Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Surabaya Buka Layanan Hotline untuk Memudahkan Warga Mengadu
- Harga Bitcoin Hari Ini 21 Juli 2026 Bullish di Atas 65.000 dollar AS
