Benarkah Biaya Perawatan Motor Listrik Lebih Murah daripada Motor Bensin?

Motor listrik dikenal memiliki biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan motor berbahan bakar bensin. Hal ini karena jumlah komponen yang memerlukan servis rutin lebih sedikit, sehingga biaya perawatan berkala juga cenderung lebih hemat.
Meski biaya perawatannya dianggap lebih murah, motor listrik tetap memerlukan servis berkala agar performanya tetap optimal dan tidak menimbulkan biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari.
Alfian, pemilik bengkel motor listrik AD Service Solo, mengatakan dari sisi perawatan, motor listrik memang lebih sederhana dibandingkan motor konvensional.
"Kalau dari segi perawatan sebenarnya lebih mudah di motor listrik karena biayanya juga tidak terlalu mahal," kata Alfian kepada Kompas.com, belum lama ini.
Foto: KOMPAS.com/Adityo Wisnu Test ride Vespa Sprint dan Primavera 180
Menurut dia, salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemilik motor listrik adalah menganggap kendaraan tersebut tidak memerlukan servis berkala.
"Cuma kadang dari user itu cuma asal pakai. Nah itu yang sering terjadi. Kadang setelah pemakaian satu setengah tahun belum pernah servis sama sekali," kata Alfian.
Akibatnya, saat motor akhirnya dibawa ke bengkel, biaya yang harus dikeluarkan menjadi lebih besar karena banyak komponen yang perlu ditangani sekaligus.
"Nah tiba-tiba kalau servis kok habisnya banyak,” ucapnya.
Sebagai gambaran, motor bensin memerlukan penggantian oli mesin secara berkala, busi, filter udara, oli gardan untuk motor matik, hingga penyetelan komponen tertentu. Sementara pada motor listrik, komponen-komponen tersebut tidak ada sehingga biaya perawatan rutin menjadi lebih rendah.
Menurut Alfian, baterai yang sudah mengalami penurunan performa masih bisa diperbaiki jika kerusakannya belum parah. Namun, jika harus diganti satu paket, biayanya bisa mencapai jutaan rupiah.
"Kalau cuma ganti sel baterainya, biasanya sekitar Rp 60.000 sampai Rp 80.000 per sel. Tapi kalau ganti satu paket baterai SLA, kisarannya Rp 3,5 juta sampai Rp 4 juta, tergantung tipe motornya," kata Alfian.
Karena itu, perawatan baterai juga menjadi bagian penting dalam menekan biaya kepemilikan motor listrik. Dengan melakukan pengecekan dan servis berkala, usia pakai baterai dapat lebih panjang.
Sebelumnya: Pos Indonesia Pastikan Tetap Penuhi Kewajiban ke Pemegang Sukuk Meski Pembayaran Ditunda
Selanjutnya: Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer, AI, dan EA Sports: Spanyol atau Argentina?
Artikel Terkait
- Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya
- Prabowo Singgung Anggapan RI Akan Kolaps: Ternyata Semakin Hari Semakin Kuat
- Cari Bukti Tambahan Kasus Bupati Etik, KPK Geledah Rumah 3 Tersangka hingga Kepala PU Sukoharjo Hari Ini
- Sekongkol Jahat Anak Angkat dan Pacar di Nganjuk, Habisi Nyawa Ayah karena Dendam dan Utang
- DPRD DKI Kawal Penerbitan Sertifikat Tanah PTSL yang Bertahun-tahun Tertunda
- TPS di Gunung Putri Bogor Kebakaran, Sumber Api Diduga dari Bakar Kasur
- Kejagung Ungkap Kerugian Negara Kasus Samin Tan Rp 17,7 Triliun
- Polisi Bongkar Lab Narkoba Karisoprodol di Jaktim, 2 Pemasok Ditangkap
