Viral Perundungan Siswi SD di Lampung Timur, Diduga Dipicu Saling Ejek

Iksir mengatakan, pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan karena seluruh pihak yang dimintai keterangan masih berstatus anak.
Dalam proses tersebut, polisi melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Kabupaten Lampung Timur, pihak sekolah, serta orang tua para siswi.
"Tentu kami melibatkan banyak pihak, ada dari Dinas PPA Kabupaten Lampung Timur, pihak sekolah, serta orang tua. Dalam proses meminta keterangan juga mereka didampingi," ujarnya.
Diduga dipicu saling ejek
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga peristiwa itu berawal dari saling ejek antarsiswi.
Meski demikian, penyidik masih mendalami kronologi lengkap serta peran masing-masing pihak yang terlibat.
"Belum karena proses pemeriksaan masih berjalan, mohon bersabar," kata Iksir saat ditanya mengenai motif dan peran para pihak.
Kasus berawal dari video viral
Sebelumnya, video yang memperlihatkan dugaan perundungan terhadap seorang siswi SD di Kabupaten Lampung Timur beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, korban tampak dikelilingi sejumlah siswi dan diduga mengalami kekerasan fisik, seperti didorong, dijambak, dan ditampar.
Korban terlihat tidak memberikan perlawanan dan beberapa kali merapikan rambutnya setelah diduga ditarik oleh siswi lain.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke polisi dan kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lampung Timur.
Sebelumnya: Statistik Inggris di Piala Dunia 2026: Ukir Sejarah Meski Tak Juara
Selanjutnya: Mahalnya Piala Dunia 2026, Biaya Parkir Tembus Rp 12 Jutaan
Artikel Terkait
- Frenkie de Jong Cedera, Hansi Flick Siap Coba 6 Pemain Muda Barcelona
- Siap-siap, 9 Emoji Baru Bakal Hadir di Android dan iPhone Tahun Depan
- Pukul Siswanya dengan Mistar karena Tak Hafal Perkalian, Guru di Lubuklinggau Dilaporkan ke Polisi
- Dianiaya Pacar, Wanita di Bekasi Lolos dari Sekapan Usai Kabur Lewat Jendela
- Fans Argentina Ngamuk Usai Kalah di Final Piala Dunia, Bentrok dengan Polisi
- Tes DNA Negatif, Kuasa Hukum Pengasuh Padang Ati Ajukan Penangguhan Penahanan
- Permukiman Rorotan Jakut Dikepung Depo Kontainer, Cermin Gagalnya Penataan Ruang Kota
- Aparat Gabungan Sisir Titik Rawan Pascabentrokan Warga 2 Desa di Flores Timur
