Alat Berat Diturunkan untuk Evakuasi Korban Ledakan Perumahan di Medan

Polisi menyebut ada empat orang yang diduga terjebak usai ledakan di rumah mewah yang berada di perumahan elite Grand Polonia Medan, Sumatera Utara . Alat berat diturunkan untuk mengevakuasi para korban.
Dilansir detikSumut, Senin , di lokasi terlihat ada sejumlah alat berat dikerahkan. Beberapa alat berat itu adalah mobil crane dan ekskavator.
Alat berat itu tampak tengah membersihkan puing-puing rumah yang berserakan di jalan. Selain itu, alat berat juga tengah membersihkan material yang menutupi akses ke dalam rumah mewah berlantai 3 itu.
Terlihat ada sejumlah personel Basarnas yang sudah bersiaga di lokasi. Ada juga beberapa personel kepolisian. Hingga malam ini, proses evakuasi masih dilakukan. Sejumlah petugas, baik dari Basarnas dan kepolisian masih berada di lokasi.
Sebelumnya, polisi menyebut ada enam orang yang diduga berada di dalam rumah mewah bernomor 3B yang menjadi lokasi ledakan. Dua di antaranya telah dievakuasi.
"Saat ini, data yang kami dapatkan ada 6 orang yang tinggal di dalam. Dari 6 orang itu, seorang bapak berhasil dievakuasi, seorang anak balita sampai saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit," kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak.
Baca selengkapnya di sini.
Sebelumnya: Pramono Lantik 239 Pejabat Fungsional, Minta Tinggalkan Warisan Kinerja bagi Kemajuan Jakarta
Selanjutnya: Dengan Konsep Ini, Penghuni Tak Perlu Cari Kerja ke Luar Kawasan
Artikel Terkait
- Usai Tikam 2 Pemuda di Samarinda, Pelaku Buang Pisau ke Bak Sampah
- Hanya 10 Jam, Polisi Tangkap Anak Angkat dan Kekasihnya yang Bunuh Pria di Nganjuk
- Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Kota Tempat Orang Berpendapat Tanpa Rasa Takut
- Curhat Penyandang Disabilitas Berburu Job Fair di Yogyakarta: Lolos Tes, Dicoret Saat Interview
- 10 Perusahaan Properti dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar di RI
- Skandal Kecurangan Tes CPNS Guncang Thailand, Ribuan PNS Terlibat
- Kontroversi Memorial Perbudakan Philadelphia, Saat Sejarah Kelam Dibungkam
- India Kutuk Serangan Kapal di Ukraina Buntut 4 Warganya Tewas
