Burnham Langsung Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris

Andy Burnham telah resmi diangkat menjadi Perdana Menteri Inggris baru menggantikan Keir Starmer. Tak lama setelah dilantik, Burnham melakukan teleponan pertamanya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Dilansir AFP, Senin , juru bicara Burnham menyebut ia menekankan komitmennya terhadap pertahanan dan keamanan saat bicara dengan Trump.
" mengatakan bahwa memastikan keamanan Inggris dan sekutunya adalah prioritas utamanya," kata jubirnya.
Dia menambahkan bahwa perdana menteri baru tersebut mengundang Trump untuk mengunjungi kota asalnya, Manchester.
" di masa mendatang," kata dia.
Diketahui, Burnham telah mendatangi Raja Charles III pada Senin . Dia menerima tawaran raja untuk segera membentuk pemerintahan baru di bawah kepemimpinannya.
Momen pertemuan Raja Charles III dan Burnham itu dibagikan dalam akun Instagram resmi Kerajaan Inggris dilihat, Senin . Terlihat keduanya berjabat tangan di dalam bangunan Istana Buckingham.
"Yang Mulia Raja menerima audiensi Yang Terhormat Andrew Burnham MP dan memintanya untuk membentuk pemerintahan baru. Yang Terhormat Andrew Burnham MP menerima tawaran Raja dan mencium tangan setelah pengangkatannya sebagai Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Pertama," tulis keterangan tersebut.
Sebelumnya: Jadwal Kedatangan Mariano Peralta di Persib Jelang Piala Presiden 2026
Selanjutnya: Belajar Coding Otodidak, Bocah SD Boyolali Temukan Celah Keamanan NASA
Artikel Terkait
- Kenapa Zodiak Gemini dan Virgo Kerap Dapat Reputasi Buruk? Ini Alasannya
- Nobar Final Piala Dunia Tanpa Khawatir, Ini 4 Tips Jaga Metabolisme dan Kesehatan Hati
- Polda Metro Apresiasi Loyalitas Tanpa Batas Purnawirawan Polri
- Ada Konser Akbar di Monas Malam Ini, Simak Rekayasa Lalinnya
- Penganiayaan di Gunung Sibayak: Satu Anak 17 Tahun Tewas, 6 Remaja Lain Luka-luka
- MVP SEA V Cup 2026 Sentil Timnas Voli Indonesia Usai Takluk dari Kamboja
- Pemuda Jaksel Ciptakan Sirine Pendeteksi, Resah Kebanjiran Bertahun-tahun
- Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: 'It's My Dream'
