6,07 Juta Turis Asing ke Indonesia Januari hingga Mei 2026

Jumlah turis asing atau wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia pada Bulan Januari hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 6,07 juta kunjungan.
"Secara kumulatif Januari hingga Mei 2026 Indonesia telah mencatat 6,07 juta kunjungan wisatawan mancanegara atau tumbuh sebesar 7,68 persen dibanding periode yang sama tahun 2025," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Bakom, Jakarta Pusat, Rabu (15/7/2026).
Capaian ini, sambung Widiyanti, menunjukkan bahwa momentum pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia terus terjaga di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah.
Sementara itu, merujuk kepada data Badan Pusat Statistik, pada Mei 2026 jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia tercatat sebanyak 1,38 juta kunjungan.
Angka ini meningkat sebesar 10,69 persen dibanding bulan sebelumnya, dan naik 5,83 persen dibanidng Mei 2025.
Turis Malaysia mendominasi
Merujuk data BPS, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Mei 2026 didominasi oleh wisman pemegang paspor Malaysia sebanyak 298,21 ribu kunjungan (21,58 persen).
Selanjutnya, wisman pemegang paspor Australia tercatat sebanyak 155,03 ribu kunjungan (11,22 persen).
Diikuti Singapura sebanyak 136,74 ribu kunjungan (9,89 persen), dan Tiongkok sebanyak 125,46 ribu kunjungan (9,08 persen).
DOK. KCIC Turis Malaysia mendominasi jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang menggunakan layanan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sepanjang Januari-Juni 2026. Dari total 184.740 turis asing yang menaiki Whoosh, sebanyak 74.902 di antaranya berasal dari Malaysia.
Kemudian, berdasarkan kelompok paspor yang dipegang, wisman pemegang paspor negara ASEAN memiliki rata-rata lama tinggal paling singkat selama 4,15 malam.
Sedangkan wisman pemegang paspor negara Eropa memiliki rata-rata lama tinggal paling lama selama 18,01 malam.
Sementara itu, dilihat berdasarkan paspor yang dipegang, rata-rata lama tinggal terlama tercatat pada wisman pemegang paspor Rusia selama 26,80 malam.
Sedangkan rata-rata lama tinggal paling singkat tercatat pada wisman pemegang paspor Timor-Leste yaitu selama 2,00 malam.
Berdasarkan pintu masuk, pada Mei 2026, sebanyak 1,19 juta wisman masuk lewat pintu masuk utama, dan 188,54 wisman masuk ke Indonesia melalui pintu masuk perbatasan.
Jumlah kunjungan yang melalui pintu masuk utama didominasi oleh wisman dengan moda angkutan udara, yang berkontribusi sebesar 78,16 persen.
Sedangkan wisman dengan moda angkutan laut dan darat masing-masing berkontribusi sebesar 18,06 persen dan 3,78 persen.
Sebelumnya: Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 17 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi hingga Malam
Selanjutnya: DPRD Jember Dukung Program Home Care, Dorong Pengaturan Shift Nakes agar Layanan Optimal
Artikel Terkait
- Gempa M 4,8 Guncang Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
- 2 Pria Bersenjata Parang Rampok dan Sekap Suami Istri di Kutai Timur
- Yusril Sebut KUHAP Baru Jadi Alasan Belum Ditahannya Febrie Adriansyah
- Saham IPO Sering ARA Berkali-kali, Analis Ingatkan Ritel Jangan Terjebak Hype
- Menteri PU Buka Suara soal Mutasi ASN, Bantah karena Surat Dinas ke AS Bocor
- Demi Judol, Pria di Malang Nekat Curi Emas Tetangga yang Sedang Shalat di Masjid
- Polisi Tangkap 3 Pelaku Tawuran Bacok Lawan hingga Luka di Jakut
- Final Piala Dunia: Si Paling Ngotot Vs Si Paling Sabar
