Identitas 8 Korban Bentrok antar Warga di Adonara Flores Timur

Lima Warga Terluka
Selain korban meninggal, bentrokan tersebut juga mengakibatkan lima warga lainnya mengalami luka-luka.
Purnama B.L. (19), warga Dusun Bele, mengalami luka tembak di bagian dada dan telah dirujuk ke RSUD Lewoleba.
Siti Soleha Asal (63), juga warga Dusun Bele, mengalami luka tembak di kedua paha dan dirujuk ke RSUD Larantuka.
Sementara Sipriano M. Ama, Thomas Tubun, dan Anwar Sabon, warga Desa Narasaosina, sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pratama Adonara sebelum diperbolehkan pulang.
Polisi dan TNI Masih Bersiaga
Sebelumnya, bentrokan antarwarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak kembali pecah pada Sabtu (18/7/2026). Konflik tersebut diduga dipicu sengketa lahan.
Kepala Seksi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan, aparat kepolisian bersama TNI masih bersiaga di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi kemungkinan bentrokan susulan.
Masyarakat di kedua wilayah juga masih berjaga di lingkungan masing-masing sebagai bentuk kewaspadaan.
"Untuk kondisi secara umum dapat dikendalikan melalui pengamanan, patroli dialogis, dan deteksi dini yang dilakukan secara berkelanjutan," kata Eliezer.
Sebelumnya: Putusan MK Soal Izin Tambang Tak Boleh Penunjukan Langsung, Ketua PBNU: Bukan untuk Ormas
Selanjutnya: Peringatan Tsunami Dicabut, Tak Ada Kerusakan Besar Imbas Gempa Meksiko
Artikel Terkait
- Kronologi Kecelakaan 9 Kendaraan di Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Diduga Truk Bermuatan Galon Rem Blong
- Korban Galodo Padang Khawatir Huntap Jauh dari Sawah: Kalau Jauh, Biaya Bensin Bertambah
- Begini Cara BRI Permudah Layanan Keuangan WNI di Taiwan
- Antrean BBM di Medan Mulai Berkurang, Kurir: Tak Separah Sebelumnya
- Final Piala Dunia 2026: Tarian Tango Vs Flamenco
- Kasus Pengeroyokan Ojol di Samarinda Berakhir Damai, Korban Terima Ganti Pengobatan Rp 10 Juta
- Gerebek Bengkel di Blitar, Polisi Temukan Rekannya Konsumsi Sabu
- Rahasia Tubuh Bugar Kylian Mbappe, dari Pola Makan hingga Latihan
