Pipa Air PAM JAYA Bocor di Kelapa Gading Jakut Bikin Jalan Raya Bekasi Tergenang

"Dugaan penyebab kebocoran karena usia pipa yang sudah tua dan adanya tekanan berlebih di jalan yang memang dilewati oleh truk kontainer," ucap Gatra saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Minggu Minggu (19/7/2026).
Gatra mengatakan, pihaknya telah menemukan titik kebocoran pipa. Namun, proses perbaikan masih harus menunggu tim teknis karena terdapat kabel PLN di dekat titik kebocoran.
Saat ini, PAM Jaya masih menunggu proses pengeringan di lokasi kebocoran.
Gatra mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan estimasi waktu perbaikan pipa.
Pantauan Kompas.com di lokasi pada Minggu siang, titik kebocoran berada tepat di sisi kiri belokan dari arah Jalan Raya Bekasi menuju Jalan Pegangsaan Dua.
Saat ini, genangan air berangsur-angsur mengering.
Genangan yang tersisa di Jalan Raya Bekasi hanya terdapat di beberapa titik dengan volume yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu dalam.
Lokasi kebocoran kini dibatasi menggunakan water barrier berwarna oranye, cone jalan berwarna oranye, serta papan putih bertanda PAM Jaya.
Pita bergaris kuning dan hitam juga dipasang mengelilingi area galian.
Di balik pembatas tersebut, terlihat lubang galian berukuran besar yang memperlihatkan saluran air. Beberapa puing dan karung pembatas juga tampak berada di tepi lubang galian.
Sebelumnya: Mengapa Mode Tarmac Hanya Ada di Mitsubishi XForce HEV?
Selanjutnya: "Suami Saya Berangkat dan Pulang Kerja Enggak Mandi", Cerita Warga Koceak Tangsel Dilanda Kekeringan
Artikel Terkait
- Anjasmara Minta Maaf, Tegaskan Ucapannya Saat Live Bukan Ditujukan pada Syifa Hadju
- Semangat 28 Murid SD di Aceh Utara, Ikut MPLS meski Belajar di Tenda Darurat
- Mau Baca Unggahan Trump Lebih Cepat? Bayar Rp 1,7 Miliar per Bulan
- Sekjen PKB Soroti Fenomena AI Bikin Kiai Rendah Diri di Hadapan Santri
- Cari Pembuang Bayi di Semak-semak Bekasi, Polisi Periksa 4 Saksi
- Pria Ditangkap Polisi usai Tusuk Seseorang di Jakbar
- DPR: Investor PFII Bakal Ditawari Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun
- Dedi Mulyadi Minta Wacana SPP di SMA dan SMK Negeri Dikaji Dulu, Ingatkan Optimalkan Dana BOS
