Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: 'It's My Dream'

Presiden Israel Isaac Herzog menegaskan kembali keinginan Israel untuk mencapai kesepakatan normalisasi hubungan dengan negara-negara Arab lainnya, termasuk Arab Saudi. Hal ini disampaikannya dalam sebuah wawancara langka dengan saluran Al Arabiya yang berbasis di Riyadh, ibu kota Saudi.
"It is my dream to see peace between Israel and Saudi Arabia . Saya sangat menghormati Putra Mahkota Mohammed Bin Salman," kata Herzog kepada Al-Arabiya, merujuk pada pemimpin de facto Arab Saudi.
"Hal yang paling kami inginkan di Israel adalah melihat rekonsiliasi antara kedua negara," tambah Herzog dalam wawancara yang berlangsung di Yerusalem dan ditayangkan pada hari Kamis waktu setempat, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat .
Ia memuji Kesepakatan Abraham dan hubungan Israel dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko sebagai contoh kerja sama regional yang sukses. Namun, dia menekankan bahwa Arab Saudi adalah "negara yang sangat penting" dan "pemimpin utama di dunia Muslim."
Herzog mengatakan bahwa normalisasi di masa depan harus ditangani langsung antara kedua negara, dengan dukungan Amerika Serikat.
Sebelumnya pada tahun 2023, Arab Saudi dilaporkan terlibat dalam pembicaraan tentatif tentang normalisasi hubungan dengan Israel, tetapi tiba-tiba menarik diri ketika perang di Gaza meletus.
Lebih dari 70.000 warga Palestina telah tewas akibat perang di Gaza tersebut. Angka ini berdasarkan informasi dari kementerian kesehatan Gaza, yang beroperasi di bawah otoritas Hamas, dan angka-angkanya dianggap dapat diandalkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa .
Para pejabat Saudi telah berulang kali mengatakan bahwa mereka tidak akan mengakui Israel, tanpa adanya jalan menuju negara Palestina merdeka, yang ditentang keras oleh pemerintah Israel saat ini.
Simak juga Video 'Netanyahu Tebar Ancaman ke Iran, Serangan Israel Akan Jauh Lebih Dahsyat':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Cara Menyimpan Kentang Agar Tidak Cepat Rusak dan Awet Berbulan-bulan
Selanjutnya: 2 Korban Konflik Antardesa di Flores Timur Dirujuk ke Larantuka dan Lewoleba
Artikel Terkait
- Jadwal KRL Solo-Jogja pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Palur ke Tugu
- Kisah Pilu Korban KLM Nurul Salsa di Selayar, 3 Orang Meninggal di Atas Gabus lalu Dilepas ke Laut
- Canda Prabowo soal Maung, Singgung Polri Tak di Bawah Menhan
- Kejagung Tegaskan Tak Ada Lagi Pengamanan TNI untuk Febrie Adriansyah
- Evakuasi Belum Selesai, Longsor di China Keburu Timbun Warga yang Belum Mengungsi
- Yang Bikin Sekeluarga Gotong Paksa Tetangga di Gambir: Tersinggung Klakson
- Pantai Mliwis Kebumen, Surga Tepi Laut yang Gratis Tiket Masuk
- Jaga Sinergitas, Anggota Polsek-polsek di Bogor Kunjungi Koramil
