Awal Mula Pohon Suweg Mirip Bunga Bangkai Ditanam hingga Mekar di Bekasi

Tanaman mirip bunga bangkai tumbuh mekar di wilayah Kranji, Kota Bekasi. Tanaman ini rupanya merupakan pohon suweg, sejenis umbi-umbian yang ditanam oleh warga sekitar.
Pemilik pohon, Warsini, menceritakan bahwa pohon itu ditanam oleh suaminya, Juari. Suaminya memang kerap menanam tanaman tersebut untuk dikonsumsi karena sejenis dengan talas.
"Ya ini kan udah lama nanam, udah bertahun-tahun. Bawa dari kampung, Pacitan," kata Warsini saat ditemui detikcom di kediamannya, Kranji, Kota Bekasi, Sabtu .
Ia banyak menanam bibit pohon suweg. Namun memang hanya satu pohon yang bunganya tumbuh mirip seperti bunga bangkai tersebut.
Bunga dari pohon suweg yang menyerupai bunga bangkai itu awal ditanam dua minggu lalu. Kemudian sekitar 3-4 hari setelahnya, Warsini mulai melihat keunikan dari tanaman itu.
Mulanya, kata dia, muncul kuncup atau tunas muda dari pohon tersebut. Lama kelamaan, kuncup itu pun mekar dan menampakkan kelopak bunga yang lebar.
Pada bagian tengahnya terdapat batang bunga. Sekilas tanaman itu benar-benar memiliki bentuk mirip seperti bunga bangkai.
"Udah dua mingguan sih saya melihatnya. Cuma mekarnya kan baru 3-4 hari kemarin. Mekar sendiri. Satu itu doang yang berbunga mah," jelas Warsini.
Meski bentuk suweg menyerupai bunga bangkai, Warsini mengaku tidak mencium bau menyengat dari tanaman tersebut. Warsini memilih membiarkan tanaman itu tetap tumbuh meski kini ramai menjadi perhatian warga.
"Nggak tahu sih. Orang di situ juga dekat sampah, ya bau nggak bau," kata dia.
"Diemin aja. Biarin aja dia hidup, ntar mati sendiri dia. Silakan aja ngelihat, orang kalau mau ini mah," tuturnya.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Kemarahan Legenda Serie A atas Wasit di Laga Inggris vs Argentina: Memalukan!
Selanjutnya: Dikira Razia, Bapenda Kaltara Tegaskan Operasi Tempel-Tempel Hanya Pengingat Pajak Kendaraan
Artikel Terkait
- Analisis DNA Bantah Teori Pembunuhan dalam Keluarga Medici
- Demo Tuntut Penurunan Plt Rektor UINSA, Mahasiswa Bakar Ban dan Jas Almamater
- BYD M6 DM Catat Efisiensi Lebih dari 81 KM per Liter di Jalur Surabaya-Prigen, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM
- Kronologi Penangkapan Admin "TheKerupuk" gara-gara Meme, Diadang 10 Orang Saat Mau Makan
- Jaksa Agung: Sinergi dengan Polri Sudah Sejak Lama, Kami Tak Bisa Dipisah
- Polisi Desak Jembatan Pajarakan Direhabilitasi Setelah Tol Prosiwangi Dibuka
- Embun Upas di Dieng Diprediksi Akan Sering Muncul saat Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Head to Head Spanyol Vs Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Siapa Lebih Banyak Menang?
