Urai Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, Menhub Optimalkan Pelabuhan Tanjung Wangi dan Celukan Bawang

“Beberapa alternatif solusi sudah kami persiapkan dan kami diskusikan tadi. Harapannya bahwa kepadatan yang terjadi pada penyeberangan Ketapang-Gilimanuk pada tahun ini bisa terselesaikan,” kata Dudy di Surabaya, Rabu.
Kemenhub siapkan pelabuhan di sekitar Ketapang-Gilimanuk
Ke depannya, pusat penyeberangan tidak hanya dipusatkan di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk. Namun, pelabuhan sekitar seperti Pelabuhan Jangkar Situbondo, Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi dan Pelabuhan Celukan Bawang Buleleng akan dioptimalkan.
“Tadi juga kami membahas walaupun tidak masuk wilayah Jawa Timur, kami membahas karena ini terkait dengan penyeberangan. Beberapa langkah yang akan kami lakukan berkaitan dengan penyeberangan ini untuk wilayah Gilimanuk,” jelasnya.
Beberapa pelabuhan tersebut akan ditingkatkan kapasitasnya agar dapat digunakan kapal-kapal besar.
“Harapannya kita bisa mengurai kepadatan yang terjadi di Ketapang-Gilimanuk pada event-event tertentu, baik Nataru maupun Lebaran,” terangnya.
Sebagai informasi, Pelabuhan Tanjung Wangi terletak hanya 2 kilometer dari Pelabuhan Ketapang.
Saat ini, pelabuhan itu hanya melayani kargo peti kemas, barang curah dan penyeberangan penumpang lintas pulau, termasuk rute reguler menuju Lombok dan wilayah kepulauan Madura.
Sementara Pelabuhan Calukan Bawang terletak di Kabupaten Buleleng, Bali. Pelabuhan Celukan Bawang melayani kapal kargo, kapal pesiar internasional dan pelayaran.
Sebelumnya: Kenaikan Tarif Bus Transjakarta Masih Terus Dikaji
Selanjutnya: IHSG Melesat 4,24 Persen dalam Sepekan, Ini Tiga Katalis Utama Penggeraknya
Artikel Terkait
- Perkuat Pasar Bullion dan Industri Emas, Pemerintah Bentuk IBMA
- Kemenbud-Muhammadiyah Sinergi Manfaatkan Seni Budaya Jadi Media Dakwah
- Ono Surono Tolak SPP di Sekolah Negeri, Sebut Pendidikan Tanggung Jawab Negara
- Layanan Penyeberangan Perintis NTT Kembali Dibuka, Akses 3T Pulih
- Riuh Tawa Anak-anak di Pantai Tangkoko saat Belajar Menjaga Laut dari Segenggam Sampah
- Kejagung Pastikan Telusuri Info Komisi III soal Bunker di Kasus Febrie
- Kampus Klarifikasi soal Rachmi yang Temui Dedi Mulyadi di Padang, Sebut Terkendala Akademik
- Mengapa Kita Sulit Berhenti Membaca Berita Buruk? Ini Penjelasan Psikoterapis
