Antrean BBM di SPBU Medan Tak Lagi Meluber ke Jalan, Pengendara: Kalau Solar Masih Banyak yang Habis

Antrean kendaraan yang hendak mengisi BBM di sejumlah SPBU Kota Medan mulai normal, Sabtu (18/7/2026).
Tidak ada lagi kendaraan roda dua yang antre sampai ke bahu jalan raya.
Di dalam SPBU pun, antrean kendaraan tidak mengular terlalu panjang. Sudah seperti hari-hari biasanya sebelum terjadi masalah distribusi BBM belakangan ini.
"Saya tadi keliling Medan, sudah aman kok antrean, sudah tak panjang lagi. Tadi saya isi minyak di Jalan Brigjend Katamso, Medan Maimun, cuma 5 menit menunggu langsung bisa mengisi Pertalite," kata seorang karyawan swasta bernama Juwita Sitepu.
Meskipun begitu, saat hendak pulang bekerja, ia melihat sejumlah SPBU masih kehabisan stok. Seperti SPBU di Jalan AH Nasution Kecamatan Medan Johor yang hanya menyediakan Pertamax.
"Masih ada beberapa SPBU yang kehabisan Pertalite. Tapi di SPBU yang menyediakan, antrean sudah tidak padat lagi. Pengendara sudah tidak menunggu sampai berjam-jam kayak kemarin," ucap dia.
Seorang sopir di pabrik plastik Deli Serdang bernama Ahmad juga mengaku demikian. Hari ini, ia mengantar plastik ke Kota Tebingtinggi.
"Saya tadi lewat tol dan berhenti di SPBU Rest Area. Tidak mengantre panjang, kok. Sudah tidak seperti beberapa hari lalu yang macetnya luar biasa," ucap Ahmad.
Meskipun per hari ini antrean BBM sudah berangsur normal, keberadaan bio solar masih saja susah. Banyak SPBU di Kota Medan dan sekitarnya kehabisan stok solar.
"Kalau solar masih belum berubah. Masih banyak SPBU yang habis stok. Sekali pun ada, ya, pasti antreannya panjang. Seperti di SPBU Jalan Lintas Sumatera Kecamatan Tanjung Morawa," ujar dia.
Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Sunardi sebelumnya mengatakan bahwa target mereka pada Sabtu (18/7/2026) antrean BBM sudah normal kembali.
Oleh sebab itu , dia mengimbau masyarakat Sumut, khususnya Kota Medan agar tidak panic buying karena bisa membuat antrean semakin panjang.
"Memang butuh kepastian kapan recovery stok di SPBU bisa kita lakukan. Kami memberikan operasional mungkin 1 sampai 2 hari," kata Sunardi, Rabu (15/72026) lalu.
Pihaknya sampai terus melakukan pemulihan BBM, termasuk membereskan sejumlah masalah yang menghambat distribusi BBM belakangan ini.
"Masyarakat kami imbau tetap tenang. Insya Allah kami bisa penuhi untuk kebutuhan dalam jangka waktu sampai Sabtu, kira-kira mungkin sudah bisa normal kembali," katanya.
Sebelumnya: Tidak Cocok dengan Micky van de Ven, Barcelona Fokus Cari Penyerang Baru
Selanjutnya: Merasa Jengkel Aliran Sungai Citaringgul Dikotori, Puluhan Emak-emak di Babakan Madang Turun Gunung
Artikel Terkait
- Sudah Gratis Seragam dan Sepatu, SD Negeri di Demak Ini Cuma Dapat 3 Murid
- “Demokrasi Tidak untuk Dijual”, Inggris Batasi Dana Kampanye dan Pengaruh Orang Kaya
- Kasus Pengadaan Buah MBG Senilai Rp 170 Juta Lampung: Pemasok Apes, Pemilik Dapur Rugi Dobel
- Pengemudi Ojek Ditembak Maling Motor Saat Coba Tangkap Pelaku di Matraman Jaktim
- Prabowo Singgung Anggapan RI Akan Kolaps: Ternyata Semakin Hari Semakin Kuat
- 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
- Piala Dunia 2026: Perancis Lebih Jago dari Inggris saat Tampil di Perebutan Peringkat 3
- Tekanan Ban Truk 200 Psi: Ancaman Serius Bagi Pengendara Motor
