Arus Peti Kemas IPC TPK Naik 7 Persen pada Semester I 2026, Tembus 1,82 Juta TEUs

Peningkatan throughput ditopang oleh tingginya aktivitas bongkar muat di sejumlah terminal utama. Terminal Panjang, Lampung, mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 17,4 persen, disusul Terminal Tanjung Priok yang tumbuh 7,9 persen dan Terminal Pontianak sebesar 3,8 persen. Ketiga terminal tersebut menjadi kontributor utama kenaikan arus peti kemas selama semester pertama 2026.
Tren positif juga berlanjut pada kinerja bulanan. Pada Juni 2026, arus peti kemas IPC TPK mencapai 325.017 TEUs atau meningkat 11,5 persen dibandingkan Juni 2025 yang sebesar 291.465 TEUs.
Kenaikan tersebut kembali dipimpin Terminal Panjang dengan lonjakan throughput sebesar 73,7 persen. Sementara itu, Terminal Tanjung Priok mencatat pertumbuhan 10,8 persen dan Terminal Palembang meningkat 9,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut IPC TPK, meningkatnya arus peti kemas menunjukkan aktivitas logistik dan distribusi barang yang semakin kuat di berbagai daerah. Capaian tersebut juga mencerminkan efektivitas pengelolaan terminal dalam menjaga kelancaran layanan bongkar muat di tengah meningkatnya permintaan jasa kepelabuhanan.
Daniel mengatakan momentum pertumbuhan tersebut menjadi penyemangat bagi perusahaan untuk terus meningkatkan standar operasional dan kualitas layanan.
"Momentum pertumbuhan di pertengahan tahun 2026 ini sekaligus menjadi kado indah dalam menyambut hari jadi IPC TPK yang ke-13. Sejalan dengan tema HUT kami tahun ini, yaitu '13 Years of Excellence: Elevating Operational Standards & Service Quality'. Kami berharap pencapaian positif ini memacu semangat seluruh insan korporasi untuk terus menaikkan standar operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan," sebut Daniel.
Sebelumnya: Bukan Jadi Siomay, Ikan Sapu-sapu Diolah untuk Pakan Maggot di Jakbar
Selanjutnya: Lahan Transmigrasi Raib Dicaplok Sawit, Kementrans Akan Usut Tuntas
Artikel Terkait
- Ini Risiko Terburuk jika Komstir Motor Oblak Tak Segera Diperbaiki
- Alami Pendarahan Hebat, Warga Pulau Komodo Dievakuasi ke Labuan Bajo Pakai Speedboat
- Antisipasi Kekeringan, Walkot Bogor Minta Warga Daftar Sambungan PDAM
- Cewek Open BO Tanya AI Cara Tenang Hadapi Polisi Usai ASN Lompat dari Lantai 12
- Mengapa Embun Upas Sering Muncul di Dataran Tinggi Dieng?
- Kejagung Tegaskan Tak Ada Lagi Pengamanan TNI untuk Febrie Adriansyah
- Momen Pelaku Teror Ancaman Bom di SDN Jaksel Ditangkap Kurang dari 24 Jam
- Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci
