Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah

Mencegah Pembengkakan Biaya Petani
Langkah pengerukan ini disambut lega oleh para petani di wilayah setempat. Ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Daerah Irigasi Waduk Gondang, Ramijo, mengatakan bahwa ketersediaan air yang cukup sangat menentukan keberhasilan Musim Tanam (MT) I hingga MT III.
Menurut Ramijo, jika pasokan air Waduk Gondang tidak mencukupi, para petani terpaksa memutar otak dan mengambil air dari sumber lain seperti Bengawan Jero.
Namun, dia menyebut, skenario tersebut berkonsekuensi pada pembengkakan biaya operasional.
"Dengan adanya pengerukan sedimentasi di Waduk Gondang, volume air akan bertambah sehingga kebutuhan untuk pertanian bisa tercukupi. Sebab, kalau air di waduk tidak cukup, petani harus mengambil air dari Bengawan Jero dan itu tentu membutuhkan biaya operasional yang sangat tinggi," ungkap Ramijo.
Proses pengerukan ini ditargetkan dapat berjalan bertahap untuk memulihkan daya tampung waduk secara maksimal demi menjaga produktivitas padi dan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan.
Sebelumnya: RUU Daerah Kepulauan Bakal Koreksi Pembangunan Berorientasi Daratan
Selanjutnya: DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk Awasi Kepatuhan Pajak
Artikel Terkait
- Pertamina: Stok Pertalite Nasional 15 Hari, Masyarakat Jangan Khawatir
- Followers Instagram Hotman Paris Turun Usai Bela Febrie Ardiansyah
- Menjaga Kemilau Batu Akik di Pasar Rawa Bening, Surganya Para Kolektor
- DPRD Jabar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Perda
- Lightplus Lightperience Picnic 2026, Ruang Interaksi Nyata Bagi Gen Z
- Mendagri Ungkap Strategi Cegah Korupsi di Daerah Lewat Sistem-Integritas
- Di DPR, Kepala Perpusnas Keluhkan Anggaran Turun Ganggu Program Literasi
- MAKI Sentil Hotman: Aturan Mana Penetapan Tersangka Febrie Harus Izin Presiden?
