Indonesia Masuk Daftar 42 Negara Visa Turis Termahal untuk Warga Uni Eropa

Nominal tersebut menempatkan Indonesia di atas beberapa negara tujuan wisata lainnya, seperti Kuba, India pada musim tertentu, Djibouti, Saint Kitts and Nevis, Bahrain, Seychelles, Selandia Baru, hingga Kanada.
Besaran biaya ini juga sesuai dengan tarif resmi yang berlaku di sistem e-Visa Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia.
Bhutan dan Ghana Jadi yang Termahal
Euronews mencatat Bhutan menjadi negara dengan biaya kunjungan paling tinggi.
Selain visa senilai 40 dolar AS (sekitar Rp 652.000), wisatawan juga diwajibkan membayar Sustainable Development Fee sebesar 100 dolar AS atau sekitar Rp 1,63 juta per orang setiap malam.
Sementara itu, Ghana mengenakan biaya e-Visa sebesar 260 dolar AS, setara sekitar Rp 4,24 juta, menjadikannya salah satu visa turis termahal di dunia bagi warga Uni Eropa.
Baca juga: Baca juga:Sebelumnya: Prabowo Beri Waktu BGN Benahi Tata Kelola MBG dalam 1 Bulan
Selanjutnya: Anwar Ibrahim Bertekad Usir Warga Israel dari Malaysia
Artikel Terkait
- Solusi Bangunan Terpadu: Tekan Biaya Renovasi Melalui Inovasi Material
- Belajar Coding Otodidak, Bocah SD Boyolali Temukan Celah Keamanan NASA
- Detik-detik Ekskavator Tercebur ke Kali Cakung Lama Jakut, Operator Sempat Hindari Kanopi Rumah
- Polisi Amankan 8 Orang Usai Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Kantor Akan Tutup
- El Nino Bukan Vonis Kekeringan
- Resep Krengsengan Daging Sapi, Masakan Jawa yang Gurih dan Nikmat
- Statistik Perancis di Piala Dunia 2026: Favorit Juara di Awal, Melempem di Akhir
- Israel Ubah Status Buaya, Kini Bisa Digunakan untuk Cegah Tahanan Kabur
