TNI AL Buka 3.110 Hektare Lahan Kedelai Baru untuk Dukung Pengurangan Impor

Selain membuka lahan baru, TNI AL juga mendampingi budidaya kedelai di lahan seluas 2.432 hektar di enam wilayah dengan total produksi mencapai 3.676 ton atau sekitar 0,35 persen dari target produksi kedelai nasional 2026.
“Upaya ini akan memperkuat kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan impor,” ucap dia.
Menurut Agus, pendampingan komoditas kedelai merupakan bagian dari pembagian tugas TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Dalam program tersebut, TNI Angkatan Udara mendampingi komoditas tebu, sedangkan TNI Angkatan Darat mendampingi komoditas padi.
“Panen raya ini adalah bukti nyata TNI hadir memperkuat kemandirian pangan dan memajukan perekonomian bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” kata Agus.
Sebelumnya: Dengan Konsep Ini, Penghuni Tak Perlu Cari Kerja ke Luar Kawasan
Selanjutnya: Waketum Golkar Wihaji Terpilih Aklamasi Jadi Ketum MKGR
Artikel Terkait
- Bias Nasionalisme Final Piala Dunia 2026 Argentina Vs Spanyol
- Penyebab Kebakaran Rumah dan Lapak Kayu di Bekasi Masih Diselidiki
- Polda Sumsel Resmi Mengawali Pendidikan Bintara Polri, Diikuti 131 Siswa
- Cewek Open BO yang Peras ASN di Medan Kerap Ganti Foto di Aplikasi
- Polisi Selidiki Dugaan Perusakan 63 Pohon Karet di Pangandaran, Keterlibatan Oknum Ormas Didalami
- Kisah Pilu Wanita di Bekasi: Cari Perlindungan dari Kekerasan Ibu, Jadi Korban Kekerasan Seksual Paman
- Mengenal Falkland atau Malvinas, Jadi Sorotan Usai Laga Argentina vs Inggris
- Viral Sopir Angkutan Dipalak Modus Tiket Parkir di Tanah Abang Jakpus
