Guyon Cak Imin Ingin Mundur dari "Kapten" gara-gara PKB Kalah dari PKS-Golkar

Pada Jumat ini, PKB menggelar Final Mini Soccer Tournament Panji Bangsa yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-28 PKB.
Turnamen tersebut juga dihadiri sejumlah pimpinan partai politik, di antaranya Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Sarmuji, Sekretaris Jenderal Partai Prima R. Gautama Wiranegara, serta perwakilan partai politik lainnya.
Dalam kesempatan itu, Cak Imin mengakui tim PKB belum mampu meraih hasil maksimal dalam pertandingan persahabatan tersebut.
Meski demikian, ia menegaskan kegiatan itu menjadi ajang mempererat persaudaraan sekaligus membangun semangat olahraga di kalangan partai politik.
"Meskipun belum beruntung, kita kalah dari Golkar, kalah dari PKS, kalah dari Amputee Football juga, kalau Prima belum. Kita juga sangat puas meskipun kalah," kata Cak Imin.
Cak Imin berharap kegiatan serupa dapat mendorong budaya olahraga di kalangan masyarakat maupun politisi.
"Tapi dengan semangat olahraga ini kita ingin pertama menghentikan semua kegiatan yang tidak berbau olahraga," kata Cak Imin.
"Kita harus memaksimalkan waktu untuk berolahraga. Kita harus terus mendorong semangat olahraga yang tinggi ini terus di setiap kehidupan kita," imbuh dia.
Sebelumnya: Anwar Ibrahim Ungkap Dana Pensiun Malaysia Rugi Rp 875 M Buntut Kasus eFishery
Selanjutnya: AS Lancarkan Serangan Terbaru, Trump Ingatkan Iran Bersikap Baik
Artikel Terkait
- Cerita Warga Makassar Bertahan dengan Air Sumur Berlumpur, Kuning, dan Berminyak Setiap Kemarau
- Buntut Panjang Ulah Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korea
- Kebakaran Sabana Labuan Bajo Meluas, Petugas Fokus Padamkan Api Dekat Hotel
- Harga Beras Naik di Aceh Sepekan Terakhir, Stok Gabah Menipis
- Arus Peti Kemas IPC TPK Naik 7 Persen pada Semester I 2026, Tembus 1,82 Juta TEUs
- 7 Fakta OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Sempat Nobar Bola hingga Sita Ratusan Juta
- INFOGRAFIK: Muncul Hoaks Demonstrasi Ajak Masyarakat Stop Bayar Pajak
- Milisi Irak Tawarkan Imbalan Rp 179 M untuk Bunuh Trump
